photo aksaraMRHH1.jpg

KAOS AKSARA SIMALUNGUN

kaos aksara simalungun merah.... aksara simalungun adalah aksara dari daerah simalungun. budaya yang patut di lestarikan untuk tetap menjaga budaya simalungun yang kita cintai.. tersedia dan ready stock... order sekarang

kaos aksara biru photo aksarabiruu.jpg

KAOS AKSARA SIMALUNGUN

kaos aksara simalungun biru.... aksara simalungun adalah aksara dari daerah simalungun. budaya yang patut di lestarikan untuk tetap menjaga budaya simalungun yang kita cintai.. tersedia dan ready stock... order sekarang

 photo BECAKSIANTARcopy.jpg

BECAK SIANTAR

BECAK SIANTAR... becak yang melegenda itu ya..??? kini tercetak di kaos bah...!! dapatkan di kami di THUMBS KAOS !!!

 photo IMG_6464_zps0398f1b3.jpg

BUKTI PENGRIMAN

INI bukti pengiriman kami.. dikirm lewat JNE dan POS

 photo IMG_6464_zps0398f1b3.jpg

SIMALUNGUN NA JENGES

Jengesni simalungun ai...

Rabu, 27 Februari 2013

Pemerintah Pusat Didesak Perhatikan Jalan Rusak di Simalungun


SIMALUNGUN – Dari total jalan di Kabupaten Simalungun 2.924,49 km, yang rusak sepanjang 791,71 km dan rusak berat 424,16 km. Jalan ini sudah termasuk jalan Desa, Kabupaten, Provinsi dan Negara.
Informasi ini merupakan data tahun 2011 yang tertuang dalam buku laporan Badan Pusat Statustik (BPS) Kabupaten Simalungun yang diterbitkan tahun 2012 kemarin.
Status jalan rusak yang paling panjang adalah jalan kabupaten sepanjang 259,21 km dari total jalan sepanjang 2.222,01 km. Kemudian disusul jalan desa sepanjang 372,73 km yang kondisinya rusak berat sepanjang 131,69 km.
Sedangkan untuk jalan provinsi kondisi jalan yang rusak berat sepanjang 33,26 km dari total keseluruhan jalan provinsi di wilayah Simalungun 239,66 km. Akan tetapi jalan negara sepajang 90,09 km yang rusak hanya 1,42 km.
Data tersebut diperoleh oleh BPS sendiri dari Dinas PU Bina Marga Simalungun untuk tahun 2011. Akan tetapi pada tahun 2012 hingga awal 2013 ini, disebutkan total kerusakan bertambah. Hal ini terlihat dari banyaknya ruas jalan yang mengalami kelongsoran.  Titik tersebut, di antaranya jalinsum di daerah Perkebunan PT Sifep sekitar 2 km separuh badan jalan ambruk, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan roda empat.
Selain itu, jalan Siantar–Parapat yang kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan dan rawan tidak bisa dilalui.  “Sudah banyak yang ambruk bahkan kalau dihitung hingga berpuluh-puluh kilo meter badan jalan terkena longsor. Ini kan jalan nasional, apalagi jalan ini menuju daerah wisata Parapat, sehingga perlu perhatian dari pemerintah pusat,” ujar anggota DPRD Simalungun Rospita Sitorus SE.
Disebutkan juga, titik jalan yang mengalami kerusakan yang parah adalah lintasan Simpang Raya menuju Tiga Ras.
Sementara itu, anggota DPRDSU Rinawati Sianturi kepada METRO mengatakan, kondisi jalan khususnya jalan negara tepatnya menuju Parapat memang cukup memprihatinkan. Menurutnya untuk mempercepat perbaikan adalah, pemerintah daerah supaya mendesak ke pemerintah pusat agar secepatnya diberikan penanganan.
“Mungkin kalau tidak didesak, pemerintah pusat mungkin menganggap kondisi ini hanya biasa-biasa saja,” ujarnya.
Sementara itu, pihaknya hanya bisa mendesak kepada pemerintah provinsi supaya memperhatikan kondisi jalan yang statusnya jalan provinsi supaya diperhatikan. “Ini kan sudah daerah otonom, sehingga pemerintah daerah yang harusnya lebih agresif membuat permohonan penanganan yang secepatnya,” tambahnya.
Hal yang sama disampaikan oleh anggota DPR RI Martin Hutabarat. Kata dia, pemerintah daerah harus menyuarakan dengan keras ke pemerintah pusat. Khususnya jalan yang longsor agar cepat diberikan perhatian.
“Jangan dibiarkan jalannya semakin longsor tanpa usaha dan tindakan serius untuk memperjuangkan agar diperbaiki,” ujarnya. 

Selasa, 26 Februari 2013

JR Setuju Gaji Bupati Dinaikkan


SIMALUNGUN – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) sedang mengusulkan kenaikan gaji kepala daerah (bupati dan walikota). Saat ini usulan tersebut sedang digodok di DPR RI.
Menanggapi ini, Bupati Simalungun JR Saragih mengaku sangat mendukung kenaikan gaji bupati. Ketika gaji bupati dinaikkan, setidaknya pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.
“Kalau gaji bupati sudah dinaikkan, pastinya lebih bersungguh-sungguh memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Bayangkan saja, saya bupati hanya terima gaji Rp5 juta per bulan. Saya sangat setuju dengan kenaikan gaji tersebut,” ujarnya, Senin (25/2), usai membuka secara resmi resmi kuliah umum Universitas PT Efarina di Kecamatan Raya.
Namun, sambung JR, pihaknya baru mengetahui bahwa usulan dari Apkasi telah digodok di tatanan DPR RI. “Sangat baguslah kalau sudah digodok. Marilah kita doakan supaya berjalan lancar dan langgeng,” ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana menaikkan gaji para bupati seluruh Indonesia, yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).
Hal ini disampaikan SBY menanggapi permintaan para bupati yang diutarakan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Isran Noor dalam Acara Rakernas IX Apkasi, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (20/2).
“Yang disampaikan pimpinan Apkasi benar. Setuju,” ungkap Presiden menjawab permintaan para bupati yang sudah tiga tahun ini hanya dijanjikan akan dinaikkan gajinya. Karena, menurut kepala negara, bagaimanapun gaji harus layak dibandingkan tugas, tanggung jawab dan perannya.
“Kalau tidak layak dan kita punya kemampuan untuk meningkatkan jadi layak, maka peningkatan diperlukan,” ujar SBY. Apalagi, lebih lanjut SBY katakan, dia bertekad dapat meningkatkan kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Utamanya golongan I A dan tingkat bawah serta para guru.
“Tekad saya meningkatkan kesejahteraan rakyat, PNS, utamannya golongan I A dan tingkat bawah, guru dan semua abdi negara yang kita pandang tidak layak. Dulu PNS golongan I A gajinya Rp600 ribu Tidak cukup.
Saya katakan harus kita bawa ke Rp2 juta. Alhamdullilah tahun 2009 telah capai Rp2 juta. Itu yang terendah,” ungkap Presiden yang disambut tepuk tangan para bupati. Ke depan, tegas SBY, harus terus ditingkatkan. Apalagi, beberapa pejabat negara juga gajinya sudah naik cukup tinggi. Dan menjadi tidak adil kalau gaji Bupati, Walikota dan Gubernur tidak naik.
SBY menambahkan, sebentarnya mengenai kenaikan gaji bupati dan walikota, dia sudah menugaskan Menteri Keuangan, termasuk Menteri Dalam Negeri di bawah kordinasi Wakil Presiden Boediono.
“Bikin dengan tepat, sandingkan dengan yang lain-lain. Karena itu dalam jangkauan APBN kita, maka segera,” ujar SBY. Karena itu, Presiden berjanji dalam waktu dekat kenaikan gaji kepala daerah sudah dapat terealisasi. “Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama bisa diimplementasikan,” ujar SBY.(osi)

Minggu, 03 Februari 2013

simalungun na jenges

kaos SIMALUNGUN NA JENGES 
Didasari kecintaan terhadap tanah kelahiran... simalungun... simalungun adalah tanah (=talun) na jenges (cantik). membuat kita rindu selalu akan talun itu. simalungun na jenges, begitu juga dengan orang-orangnya.


Photobucket
simalungun na jenges
Photobucket
simalungun na jenges


kaos "SIMALUNGUN NA JENGES"
warna cokelat tua
bahan cotton combed
harga 55.000 (blom ongkir)
dapatkan sekarang.. preorder
sms 085292729757


Jumat, 01 Februari 2013

siantar walk

 

SIANTAR – Suasana gemerlap dihibur alunan musik, dihiasi lampu terang benderang, para pengunjung Siantar Walk kembali dimanjakan dengan kehadiran internet gratis dengan kecepatan 10 Mbps, memasuki minggu ke-II  lokasi jajanan malam pada Kamis (31/1) kemarin.
Hari demi hari, setelah pusat jajanan malam Siantar Walk mulai beroperasi, terus diramaikan dengan kedatangan para pengunjung untuk bersantai sambil menikmati aneka makanan yang tersaji di tempat tersebut.
Berbagi kalangan masyarakat dari Kota Siantar sekitarnya terus meramaikan lokasi jajanan malam yang merupakan program relokasi Pemko Siantar. Tenda–tenda mulai terpasang dengan rapi, sehingga pengunjung dapat bersantai tanpa terpengaruh dengan cuaca.
“Kehadiran internet gratis di lokasi Siantar Walk adalah bentuk kerjasama dengan PT Telkom Persero Siantar,” kata Pandapotan mewakili PT Telkom Siantar yang juga hadir bersama rekan-rekannya menikmati jajanan di Siantar walk, kemarin. Internet yang dikemas dengan akses Wireless Free (WiFi) dapat dipergunakan melalui media Hand Phone (HP) dan Laptop dengan kecepatan 10 Mbps.
Senada dengan itu Walikota Siantar melalui Kabag Humas Drs Daniel Siregar mengatakan, pembenahan demi pembenahan terus digencarkan untuk Siantar Walk, agar dapat memanjakan pengunjung.
Terlihat di lokasi Siantar Walk, hadir juga Walikota Siantar Hulman Sitorus SE, Sekretaris Daerah dan para kepala SKPD serta masyarakat yang jumlahnya sangat ramai, hingga tak ada tempat yang kosong.
Salah seorang pedagang sate di Siantar Walk yang awalnya berjualan di sekitar jalan Sutomo depan RSUD, kembali memuji pemko dan mengucapkan terima kasih dengan memberi kesempatan berjualan di Siantar Walk yang semakin ramai. Di samping itum berbagai fasilitas juga terus bertambah.
“Terima kasih   Pak Wali,” ujarnya dengan wajah berseri–seri sambil terus melayani pembeli. Para Pedagang yang berjualan di Siantar Walk, mengaku senang direlokasi, apalagi tempat relokasi terus dibenahi, serta memberikan hiburan yang membuat menarik pengunjung.
Salah seorang pedagang bandrek dan sate yang sebelumnya berjualan di Jalan Sutomo depan RSUD Djasamen Saragih mengatakan, sangat berterima kasih kepada pemko terutama yang telah memberikan tempat yang layak di areal PT KAI.
“Suasana berjualan dan tempat ini juga cukup bersih serta infrastruktur juga telah memadai. Pembeli juga ramai dalam beberapa hari ini, apalagi malam Jumat ini kami hampir tidak bisa istirahat melayani pembeli,” katanya.

sumber : www.metrosiantar.com



Kamis, 31 Januari 2013

thank u honey...

terimakasih, hohoho..... so sweet bgt....tnks honey...


poppy's Slidely from poppy sisca on Slide.ly.

Selasa, 29 Januari 2013

Pernyataan Solidaritas untuk Peretas Situs SBY



JAKARTA, KOMPAS.com - Kelompok hacker atau peretas internasional terkemuka Anonymous melancarkan serangkaian serangan terhadap sejumlah situs milik Pemerintah Republik Indonesia dengan domain '.go.id'. Serangan-serangan ini dilakukan sebagai bentuk protes penangkapan peretas situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) oleh Tim Cyber Crime Mabes Polri.

Hal tersebut terungkap dari pernyataan Anonymous Indonesia yang tertuang dalam situsscriptgratis.org.

Dalam pernyataan tersebut, Anonymous "menyayangkan tindakan aparat penegak hukum Indonesia yang menangkap seorang pemuda atas aksi peretasan situs Presiden Indonesia".

Anonymous mengatakan, seharusnya Pemerintah Republik Indonesia berterima kasih kepada pemuda itu, yang kemudian diketahui bernama Wildan, karena telah menunjukkan kelemahan sistem dalam situs tersebut.

"Apakah kalian akan tahu kelemahan sistem websitenya? Dan apakah kalian ingin jika website itu dibobol oleh seorang peretas yang tidak bertanggung jawab bahkan kemungkinan data-data bisa hilang, dan bagaimana jika website itu diambil oleh tangan asing yang bukan berasal dari Indonesia?," tulis Anonymous dalam pernyataan tersebut.

Dalam penutup pernyataan tersebut, Anonymous pun berharap Pemerintah Indonesia mendengarkan mereka.

"We live for nothing, we die for something", tutup Anonymous.

Sejak Selasa malam sampai Rabu dini hari, tak kurang dari tujuh domain telah dilumpuhkan dan sebagian di-deface alias diganti tampilan berisi pesan peringatan. Situs-situs yang sudah dilumpuhkan antara lain beberapa sub domain di situs KPPU, BPS, KBRI Tashkent, Kemenkumham, Depsos, dan Kemenparekraf, bahkan Indonesia.go.id.
"Government of Indonesia, you cannot arrest an idea NO ARMY CAN STOP US #Anonymous #OpFreeWildan #FreeAnon," demikian pernyataan di situs Twitter kelompok hacker tersebut, Selasa (30/1/2013). Kira-kira artinya, "Pemerintah Indonesia, anda tidak dapat membelenggu sebuah pemikiran. Tidak ada pasukan apapun yang dapat menghentikan kami."

sumber : www.kompas.com

Di Lapangan H Adam Malik Bendera Merah Putih Berkibar 24 Jam


SIANTAR – Bendera merah putih di lapangan H Adam Malik Kota Siantar yang dipasang di sepuluh tiang sisi sebelah timur, terkesan melanggar Peraturan Pemerintah No 40 Tahun 1958 tanggal 26 Juni 1958, Lembaran Negara No 68/58 Tahun 1958 tanggal 10 Juli 1958 dan tentang Peraturan Bendera Kebangsaan. Pasalnya bendera tersebut berkibar terus menerus tanpa pernah diturunkan.
Informasi dihimpun, bendera merah putih itu sudah berkibar sekira tiga minggu. Hal itu tentu mempunyai kesan bahwa si pemasang bendera tak menaati peraturan pemerintah tentang peraturan bendera kebangsaan. Bahkan, keberadaan bendera akhirnya menuai kritik dari masyarakat dan beberapa mahasiswa.
Menurut warga Manginar Sijabat (27), warga Jalan Kartini, Siantar Barat, awalnya ia mengetahui keberadaan bendera saat sedang berada di eks Bioskop Ria untuk sarapan. Sembari menikmati makanannya, tatapannya tertuju ke bendera yang berada di dalam lapangan.
“Waktu aku melihat bendera yang di lapangan itu, aku merasa akan ada kegiatan upacara. Tetapi ketika ditunggu, ternyata tidak ada kegiatan apa-apa,” katanya.
Manginar menambahkan, kalau malam hari saat melintas di Jalan Adam Malik, bendera tersebut masih berkibar, bahkan sampai pagi hari. “Bukan waktu itu saja aku melilhat bendera berkibar sampai pagi, tetapi sudah ada tiga mingguan,” katanya lagi.
Sementara, Daniel Pakpahan (23), mahasiswi jurusan hukum Universitas Simalungun mengatakan, keberadaan bendera sudah diketahuinya sekitar dua minggu lalu. Bahkan bendera terkesan tidak terawat.
“Merah putih adalah Bendera kebangsaan Indonesia, tetapi kenapa tidak dirawat. Banyak yang harus diperhatikan mengenai keberadaan bendera kebangsaan kita ini. Salah satunya, tata krama penaikan ataupun penurunan bendera.
Dimana bendera tidak boleh menyentuh tanah,” ujarnya. Sementara, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 40 Tahun 1958, Lembaran Negara No 68/58 Tahun 1958 diterangkan, pada pasal 6 ayat 1, pada umumnya bendera kebangsaan dikibarkan pada waktu siang hari, antara saat matahari terbit dan matahari terbenam (Untuk mudahnya ditetapkan jam 06.00-18.00). Namun, yang terlihat di Lapangan H Adam Malik  adalah kebalikannnya.
Amatan METRO, Senin (28/1) sore, kesepuluh bendera merah putih itu tampak tidak dirawat dan dijaga. Bahkan bendera masih berkibar.